Surakarta – Program Studi Pendidikan Luar Biasa (PLB) FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Pembekalan Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) pada Kamis, 27 Agustus 2026, sebagai persiapan mahasiswa sebelum terjun langsung ke sekolah, khususnya Sekolah Luar Biasa (SLB).

Kegiatan berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama diisi Kepala Program Studi PLB UNS yang membekali mahasiswa dengan etika, kedisiplinan, dan koordinasi selama PLP, seperti berpakaian rapi, menerapkan budaya 5S, hadir 15 menit lebih awal, hingga membentuk koordinator di setiap kelompok. Mahasiswa juga diimbau berkunjung ke sekolah sebelum penerjunan resmi untuk berkenalan dengan pihak sekolah, serta menyiapkan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing anak.

Sesi kedua diisi oleh guru dari SLB Sukoharjo dengan materi “Menjadi Guru SLB yang Bahagia.” Ia menjelaskan bahwa PLP adalah sarana bagi mahasiswa untuk mensimulasikan pembelajaran secara langsung sesuai ilmu yang dipelajari selama perkuliahan. Ia menekankan pentingnya menjadi guru yang disiplin, hadir sepenuhnya, dan terbuka berdiskusi dua arah dengan guru pamong, serta berani menyampaikan pendapat tanpa mengabaikan pandangan orang lain. Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk memastikan media pembelajaran telah sesuai kemampuan anak dan mendiskusikan kebutuhan tiap anak dengan guru pamong, agar intervensi yang diberikan tepat sasaran.


“Guru harus mengenali anak yang akan dilayani, termasuk kemampuan, kebutuhan, karakteristik, dan kondisi masing-masing anak,” pesannya menutup sesi pembekalan.

Melalui pembekalan ini, mahasiswa PLB FKIP UNS diharapkan siap secara akademik maupun mental untuk menjalani PLP dengan penuh tanggung jawab dan kebahagiaan dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus.

Leave A Comment